Minggu, 31 Agustus 2014

Menantimu...

Menantimu...
Takkan lelah dimakan waktu.

Menunggumu...
Bersama doa berbalut rindu.

Bersamamu...
Menghapus luka pencipta lara.
Pembawa bahagian tanpa kata.
Berharap akhir tanpa nestapa.
Berbahagia hingga Jannah terindah-Nya.

Teruntuk dirimu,
yang entah siapa dan berada dimana.
Jodohku yang tertulis dalam buku keabadianku.
Aku merindukanmu..
Aku ingin bertemu denganmu "home" keduaku.
Aku ingin merajut rindu dalam lantunan doaku,
menjadikannya selimut kebahagiaan didunia dan akhiratku.
Memadu cinta dalam kasih sayang-Nya.
Andaikan aku tidak bertemu denganmu didunia ini.
Maka, pertemukanlah aku dengannya di akhirat-Mu.
Yang tiada sementara, melainkan abadi selamanya.
Berbahagia dalam taman surga terindah-Mu.

Yang merindukanmu,
-Rull.

Jumat, 29 Agustus 2014

Hidup adalah......... Proses!

Jum'at, 29 Agustus 2014.
6:58 pm.

Kegagalan.
semua pasti mengalami kegagalan dalam hidup masing-masing.
tak heran, ada pepatah yang mengatakan "kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda".
seperti yang sedang gw alami saat ini. dalam hidup gw sekarang, gw sedang merasakan fase "ke-down-an" yang tinggi. gw selalu gagal dalam mencari pekerjaan.
hingga, orang-orang disekeliling gw yang tadinya mencibir gw selama berbulan-bulan, sudah lelah untuk melanjutkan cibiran mereka.
bahkan disaat gw butuh support dari keluarga, mereka juga ikut mencibir gw.
gw tahu, kalian jenuh jengah bosan melihat gw dirumah yang kerjaannya main hape tiap hari. dari pagi, siang, sore, malem dan ketemu pagi lagi.
tapi kalian tidaklah tahu, apa yang gw mainkan di hape gw.
gw browsing mencari pekerjaan yang sekiranya sesuai dengan keahlian gw.
gw mengirim banyak email berisi lampiran cv gw, dan berharap keesokan harinya ada telepon masuk dan memberitahukan untuk interview ataupun test.
hemhhh, gw bukan tipe orang yang mudah berbicara apa yang gw rasain
cukup gw tahan rasa tertekan tersebut hingga gw perlahan-lahan lupa sama perasaan tersebut.
gw nggak punya teman bicara untuk memberitahukan apa yang gw rasain.
hingga suatu waktu, ketika gw dapet panggilan telepon untuk interview. lalu gw datang ketempat tersebut dan menjalani sesi interview tersebut, gw bercerita tentang apa yang rasakan selama ini sampe tidak sadar gw menangis sejadi-jadinya.
dan sang psikolog tersebut mengatakan "kamu itu tipe orang yang sensitif"..
mungkin iya gw adalah tipe orang yang seperti itu, orang lain yang bisa menilai gw.

Never Give Up. jangan pernah menyerah.
kata-kata tersebut bak cahaya dalam kegelapan. karena gw memang memegang teguh kata-kata tersebut. walau sampai saat ini, sudah beberapa kali mendapat undangan interview + test hasilnya selalu nihil. gw nggak boleh menyerah dengan yang namanya kegagalan.
gw memang memiliki banyak kekurangan, salah satunya tidak pandai bicara.
gw selalu berusaha melakukan yang terbaik.
sebisa mungkin.
tapi, memang belum rejeki gw bisa mendapat pekerjaan yang sesuai dengan keahlian gw.

orang lain mungkin juga merasakan hal yang sama seperti yang gw rasakan sekarang.
melihat dari sisi kenyataan yang gw ketahui, mereka gagal dan hanya merasakan sedikit dari kegagalan tersebut. sedangkan gw? gw masih berusaha menaiki tangga namun selalu terjatuh.
kesuksesan diatas puncak tersebut masih belum teraih.
lelah, rasanya melewati fase "kegagalan" tersebut.
hingga untuk menangis pun rasanya sudah tidak sanggup.
tapi gw yakin, kelak gw akan mendapatkan keberhasilan gw.
dan meyakini fase dalam kehidupan adalah proses yang PASTI dilewati semua orang.
doakan yang terbaik untuk gw yah. :)

Yang masih berproses,
-Rull