Ya Allah, jagalah cinta yang suci ini dengan caraMu.
Cinta untuk seorang lelaki sederhana yang sama denganku, yang memiliki sifat yang tidak jauh beda denganku.
Ya Allah, jagalah hatiku selama aku merasakan fitrah cinta dariMu untuk dia.
Ya Allah, jagalah kehormatanku sebagai wanita yang hanya mampu merasakan cinta dalam diamku.
Betapa indah rasa yang engkau beri dalam hatiku ini. Tentang dia, semua ketetapan terindah sepertinya teesemat untuk dia yang selama satu tahun ini baru hadir dalam hidupku.
Aku pernah mengabaikannya, aku pernah menghindarinya. Namun kembali engkau ijinkan dia kembali menghampiriku. Meski aku tahu, dia hanya mencoba menyapaku saja pada awalnya. Dan aku pun hanya mencoba untuk berteman dengannya.
Iya, kami sama-sama kembali dipertemukan dengan kata "coba" yang pada akhirnya aku seperti terjembab dalam kata coba tersebut. Tidak pernah membayangkan. Semua sudah menjadi jalan dari-Nya, dan aku menerima dengan menjadikan dia sebagai ketetapan terindah dalam hidupku.
Hey, bagaimana rasanya menjadi ketetapan terindah dalam hidupku? Sepanjang perjalanan pulang kantor hari ini, aku memikirkan betapa segala rasa yang kurasa dalam hatiku, rasanya begitu indah.
Semua tentangmu, indah.
Kamu tahu, bahkan rindu yang paling pilu pun aku tetap merasakan adanya keindahan disana. Pejamkan mata, diam dan nikmatinya perlahan.
Rindu ini pilu, namun tetap terasa indah.
Cinta ini sulit, namun tetap terasa indah.
Sedih ini menyakitkan, namun tetap indah.
Kunikmatinya dalam diamku, memeluk perlahan segala rasa itu, lalu kutersenyum dan lagi-lagi terasa indah.
Sebab karena itulah, segala hal yang terjadi satu tahun belakangan ini kukatakan ketetapan terindah dalam hidupku.
Aku tidak ingin menyalahkan Tuhan jika hingga saat ini, kita masih sama-sama diam. Sebab aku yakin, jika kita memang di ijinkan untuk bisa bertemu dan mengenal lebih jauh, kita pasti akan dipertemukan diwaktu yang tepat dan dengan keadaan terbaik kita.
Aku pun yakin, jika kamu memang untukku, kamu tidak akan terlewatkan datang dalam hidupku. Pun sebaliknya. Aku percaya itu. Sebab sebelumnya kamu hadir, kuabaikan, lalu hadir kembali. Semua sudah menjadi ketetapanNya.
Semoga segala yang terbaik, menjadi akhir dalam kisah kita.
Bekasi, 29 April 2021.
-N.P