Kamis, 10 Desember 2015

Sosok Terindu

Kamis, 10 Desember 2015

Sosok yang ku nantikan.
Sosok yang selalu aku rindukan.
Aku tak tahu, siapakah dia.
Entah....
Apakah dia seseorang yang aku kenal?
Ataukah dia seseorang yang baru akan ku kenal.
Siapapun dia... aku menunggunya.
Aku merindukannya.

Bagaimana bisa aku merindukan seseorang yang hingga saat ini belumlah tampak?
Keyakinanku begitu besar dia akan datang suatu saat nanti membawa kebahagiaan.
Sosok yang mengulurkan tangannya untuk meraih surga-Nya.
Sosok yang saling mengisi tanpa menghakimi.

Ketika yang lain telah memiliki apa yang dinamakan "kekasih" dan memanggilku dengan sebutan "jones" aku hanya bisa tertawa saja....
Karena aku sadar.
Kekasihmu belum tentu menjadi suamimu.
Kekasihmu menuntunmu menuju jalan yang tidak di sukai-Nya.
Aku memilih menjauhkan diri dengan yang namanya kata "pacaran".
Dan menekan kan diri untuk tetap menjaga diri hingga "kehalalan".

Mungkin saat ini aku memang memilih sendiri.
Dan manusiawi jika aku mengharap segera memiliki pendamping diri.
Namun aku sadar, bahwa semua bukan kuasaku untuk bisa memaksakan seseorang untuk bisa mencintaiku kemudian menjadi pendampingku.
Sabar...
Cinta dalam ikhlas. Menyerahkan semuanya pada-Nya.

Nikmat yang aku rasakan dalam kesendirian ini adalah rasa cinta yang dulu tidak aku rasakan dari keluargaku, kini mulai terasa.
Perhatian mereka.
Dan rasa inginku yang selalu ingin membahagiakan mereka.
Mungkin inilah cara terbaik-Nya untuk diriku membahagiakan keluargaku sebelum aku menemukan pendamping dalam hidupku.
Bekerja. Hasil yang didapat untuk mereka. Menggariskan senyum di raut wajah lelah mereka.

Subhanallah.
Alhamdulillah.
Allahu akbar.

Dalam kerinduanku yang teramat sangat merindukan sosok yang aku rindukan, kau selipkan rasa syukur yang tak terbendung.
Terutama untuk orang-orang yang paling ingin aku bahagiakan, orang tuaku.
Ini adalah cara terindah-Mu.
Ini adalah hikmah terbaik untukku.
Ini adalah anugrah terindah yang engkau berikan.

Semoga engkau kan pertemukan aku segera dengan sosok yang aku rindukan, pendamping sehidup sesurgaku. Pelengkap kebahagiaanku.
Bila tak di dunia ini, sisakanlah satu pangeran untukku dalam surga-Mu. ☺


Love, N.P.