Rabu, 25 Mei 2011

2D

25 Mei 2011 pukul 23:07
 
Entah sampai kapan aku mengharapkan dia..
Dia yang telah membuat aku terpana saat melihatnya..
Meski kuhanya bisa melihat dirinya tanpa ada tegur sapa..
Diga, meski kutak tahu sebenarnya tentang dirimu..
Kumerasa tak pernah menyesal memiliki rasa yang hanya lewat sepintas saja..

Aku belum melepaskan seluruh perasaanku terhadap "Devill"..
Kamu hanya mengisi kekosongan hati ini saat devill telah pergi..
Entah bagaimana dengan perasaan yang kurasa selanjutnya..
Mungkin bila kutak ada lagi untuk selamanya, baru bisa melepaskan segala rasa yang tercipta..
Aku menanti dan terus berharap kepada devill selama 7 bulan lamanya..

Namun allah belum mengijinkan aku bersamanya..
Disaat aku merasa sendiri, aku melihat Diga..
Melihatmu yang akhirnya menjerumuskan aku kedalam perasaan terlarang karna Diga telah memiliki cintanya sendiri..
Dan saat kumendengar berita tentang Diga yang belum kutemukan kebenarannya..
Diga, kamu memiliki sahabat-sahabat yang sangat menghargai dirimu..

Mereka memperdulikanmu, tapi kau tak mendengarnya..
Kamu sama seperti Devill yang tak bisa disentuh hatinya saat ada seseorang yang memperdulikanmu..
Ada satu perasaan mengganjal dihatiku, yaitu apakah benar kamu adalah BAD BOY seperti yang diceritakan 2 orang yang telah mengenalmu lebih dekat dibandingkan aku ?
Apakah kamu benar seperti itu ?

Kuingin mencari tahu segalanya tentangmu, meski yang kudapat adalah berita yang tak mengenakkan sekalipun..
Ku telah berusaha mencari dan mencari, namun belum kudapatkan pencarianku itu..
Jika memang benar kamu adalah pria yang seperti dikatakan orang itu, aku tak menyesal pernah memiliki rasa meski hanya sepintas saja..
Aku berharap kamu bisa berubah, kalian bisa berubah (Devill & Diga)..

Kuhanya memiliki waktu 1 tahun lamanya untuk mengetahui segala tentang Diga..
Sebentar lagi kamu mendapat gelar dan tak akan kembali lagi kekampus..
Mungkinkah allah akan memberikan keingintahuanku akan dirimu ?
Ku sangat mengharapkan allah segera memberitahu jawabannya..
Kupikir, selama 1 tahun ini aku hanya bisa diam memperhatikan dirimu..

Mengintip dibalik jendela Lab N kearah parkiran kampus tempat aku pertama kali melihatmu..
Diam seribu bahasa saat aku melihat dirimu tersenyum..
Melihatmu dalam lamunanku disetiap malam tiba..
Bicara dengan dirimu dalam mimpiku disepanjang tidurku..
Aku termenung melihat kendaraanmu yang mengingatkan aku akan sosok pengendaranya..

Dibalik sweater abu-abumu kupandangi dirimu saat kau lewat didepanku..
Sepatu abu-abumu yang pertama kali kuingat kalau yang mengenakan sepatu itu adalah Diga..
Aku begitu mengagumi dirimu saat aku belum tahu kalau kamu adalah pria seperti itu..
Saat kutahu kau bukan pria yan baik, aku menyayangkan mengapa kamu seperti itu..
Diga, jikalau benar dirimu adalah sosok pria yang seperti itu aku tak bisa berbuat apa-apa selain berkata "why ?"..

Devill, setidaknya yang kutahu kamu bukan pria seperti Diga..
Aku sangat berharap kamu bisa berubah..
Dan begitupun untuk Diga, jika memang benar kamu seperti itu tak ada kata terlambat untuk "berubah"..
Kalian pernah mengisi hatiku, terima kasih atas kehadiran kalian dalam cerita hidupku..
Kalian adalah takdir hidupku yang tak bisa kupungkiri, karena kalian yang terbaik..
Aku bisa sedikit melihat bahwa hidup penuh dengan cobaan..

Rabu, 25 Mei 2011

Love Always,
---Rull---

Tidak ada komentar:

Posting Komentar