141014 19:07 pm
Masih sama..
Degup jantungku bedetak masih sama saat pertama kali aku bertemu denganmu..
Degupan yang begitu cepat berdetak tak berirama, hingga tuk bernafas pun bagai terjerat..
Sekian lama jantung ini tak berdetak sepeti itu..
Aku sadari, dirimu begitu berarti dihatiku yang hampir mati..
Ditempat tersebutlah dirimu selalu ku agungkan dan ku rindukan..
Tempat yang tidak kupersilahkan orang lain bersinggah walau hanya tuk sesaat..
Aku merasa, semakin lama aku menunggu dan berharap..
Buatku tersesat dalam askara yang disebut "penantian"..
Ketersesatan ini buatku berjalan tanpa tujuan..
Berputar dan terus mencari terang dalam kegelapan..
Menantikan kau kan datang menuntunku menemukan jalan..
Keluar dari hutan yang menyesatkan menuju kebebasan..
Aku mengingatnya..
Dan aku masih mengingatnya..
Betapa mencintaimu buatku mengabaikan logikaku..
Dan menjerumuskan hatiku dalam kesengsaraan karena kucintaimu dalam diam..
Perasaan yang menggelayuti hatiku semakin buatku lemah tak berdaya..
Badai kerinduan yang tak pernah berhenti menghujati dinding hati..
Teriakan-teriakan kegelisahan tak kunjung berhenti menghujani dinding hati yang diam tak berdaya, menahan sakit karena begitu beratnya ia menahan semua yang menghardiknya dalam kesunyian..
Tahukah kamu rasanya menjadi daku ?
Kamu tahu, melupakan "bintangmu" terasa sulit bukan ?
Itulah rasaku terhadapmu saat aku berusaha melupakanmu dan membuang rasaku..
Aku yakin, kau kan tahu..
Ketulusan hatiku yang tak pernah kuberitahu..
Aku rindu....
Padamuuuu...
PS : aku senang melihatmu masih baik-baik saja hingga kini..
♡ Always,
-Rull...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar