Januari 2016
Tak pernah terbayangkan menjadi dewasa ataupun menghadapi kehidupan setelah masa remaja akan sebegitu sulitnya.
Kau tak pernah tahu betapa berat kehidupan, sebelum engkau mengalaminya.
Dulu, semasa kecil aku membayangkan bahwa kehidupan di saat dewasa begitu menyenangkan.
Bekerja dipagi hari, dan selesai di sore hari.
Memakai pakaian kantor rapih.
Tapi nyatanya, semua bayang-bayang di masa kecil tersebut tidaklah nyata.
Berat... menjalani rutinitas yang mengharuskan pribadi menjadi kuat dan mandiri.
Dulu, aku bukanlah tipe orang yang 'bisa' melakukan semuanya sendiri.
Tetapi butuh teman yang menemani, ingin pergi ke suatu tempat pasti harus berdua atau bakan lebih.
Karena bila sendirian, tidak begitu menyenangkan.
Tapi kini aku mulai terbiasa sendirian.
Karena meski hidup butuh bantuan, kalau masih bisa dilakukan sendirian... ya lakukan.
Meski aku ini perempuan, harus bisa sadar diri dan jauhi sifat manja.
Karena aku bukan lagi anak-anak yang selalu ingin dituruti semua keinginannya dan selalu ditemani.
Hidupku berubah. Aku lebih mengerti sekarang mengapa aku harus bisa 'mandiri'.
Aku harus membantu kedua orang tuaku yang hanya seorang wirausaha kecil-kecilan.
Mereka tidak bekerja seperti orang tua teman-temanku, bahkan mereka tidak sempat mengecap bangku SMA. Mereka hanya lulusan SD-SMP.
Yang aku salutkan dari mereka, mereka masih mampu bekerja keras berjualan dirumah sedari mama hamil aku hingga kini, aku bertahan bekerja ditempatku sekarang hanya karena mereka.
Aku butuh pekerjaan meski bukan ini pekerjaan yang aku impikan.
Selalu teringat kata-kata almarhumah sahabatku, "Allah tidak akan memberikan apa yang kamu inginkan, tapi Allah akan memberikan apa yang kamu butuhkan."
Keajaiban kata-kata tersebut seakan-akan benar-benar 'hidup' di duniaku, di sekitarku.
Rasanya begitu ajaib, kata-kata tersebut seakan-akan selalu menjadikan semangat dalam hidupku.
Mengalir bersama darahku. Dan berdetak dalam jantungku.
My life changed so much!
Bersyukur dan selalu bersyukur masih diberikan kesempatan untuk bisa merasakan 'hikmah' dalam setiap kejadian yang di berikan-Nya.
Januari. 2016.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar