Selasa, 10 April 2018

Cahaya Cinta Nya

Dalam naungan cahaya cinta Mu, kugantungkan harapku pada Mu Ya Rabbi.
Jendela kehidupan, pintu harapan bergumul dalam muara Kasih Mu.
Kau sentuh batinku, memeluk erat kalbuku yang menatap indahnya lukis dalam kanvas langit Mu.
Sebab tiada mampu selain Mu menjadikan langit biru, jingga, kemudian kelabu membiru.
Sebab tiada mampu menghapus luka berganti bahagia jika bukan karena Mu.
Pada Sang Malam, kau taburkan titiktitik kilau berkawan rembulan.
Sepasang mata kembali menatap langit malam nanar, ah aku rindu..
Segala harap, hidup, dan setiap hembus nafas selalu kusebut Nama Mu.
Hujani aku cahaya cinta Mu, disetiap waktuku, sebab itu kan melindungi hatiku.
Agar aku mampu berjalan melewati pintu harapan, dan tak takut akan kegelisahan, kesendirian, kefanaan, dan kematian.


Jakarta, 10 April 2018.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar