Sabtu, 26 Juni 2021

Dari Aku. Untuk Aku.

Duhai "Aku".


Terima kasih sebab kamu selalu menjadi orang yang dan selalu berusaha sabar.


Terima kasih kamu mampu bertahan meski hatimu sebenarnya rapuh dan hidupmu terasa runtuh namun hatimu tetap tangguh.


Terima kasih kamu selalu mengalah dan selalu menahan amarah meski kamu sebenarnya berhak untuk bisa membalas orang-orang yang telah menyakitimu begitu dalam.


Terima kasih untuk tidak menyerah dalam keadaan apapun hingga air matamu tak sanggup lagi untuk menetes.


Terima kasih kamu adalah "Aku" yang akan selalu menjadi dirimu yang dulu, sekarang, dan nanti.


Kamu harus tahu bahwa, Sinar yang terpancar dalam ketulusan hati penuh dengan rasa sabar, takkan pernah padam meski dihantam bertubi-tubi pesakitan!


Dari "Aku". Untuk "Aku".


19.02.21
-N.P

Tidak ada komentar:

Posting Komentar